Bekerja dengan Kami
EcoStory
Buletin Tabea Vol 2

Edisi kedua buletin Tabea telah terbit. Biodiversitas menjadi isu utama yang kami pilih, bertepatan dengan hari keanekaragaman hayati dunia. Kami juga mengajak peneliti muda mendaftarkan dirinya melakukan penelitian akademik di bidang pembangunan berkelanjutan. 

Laporan Tahunan Yayasan EcoNusa 2019

Tahun 2019 menjadi momentum penting untuk sebuah organisasi baru seperti Yayasan EcoNusa. Selama tahun tersebut, kami mencoba menempatkan diri sebagai sebuah organisasi profesional dan terpercaya untuk menggerakkan sebuah perubahan di Indonesia terutama terkait gerakan penyelamatan dan perlindungan lingkungan di wilayah timur Indonesia dan Laut Nusantara. Perjalanan penuh tantangan terutama terkait isu sosial dan politik di Tanah Papua. Apalagi 2019 merupakan tahun politik dengan pemilihan kepala daerah (pilkada), pemilihan legislatif dan pemilihan presiden serentak yang mempengaruhi suhu politik dalam negeri saat itu. Namun, kami tetap bergerak maju untuk memperjuangkan keadilan dan keberlanjutan soal hutan dan masyarakat adat wilayah timur Indonesia serta keberlanjutan pengelolaan laut Indonesia.

 

Buletin Tabea Vol 1

Dalam masyarakat Maluku dan Papua, kata tabea identik dengan kata sapaan. Bagi kami, kata tabea memiliki arti tabur benih alam. Ini selaras dengan misi buletin ini sebagai wadah komunikasi dan pengkayaan isu lingkungan kepada anak muda Indonesia, utamanya generasi muda di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku yang menjadi fokus utama program Econusa. Selamat membaca buletin Tabea edisi perdana

Laporan Pelaksanaan Lokakarya Ekowisata Tanah Papua

Kami berharap lokakarya ini merupakan batu loncatan untuk kemajuan ekowisata di Tanah Papua. Melalui ekowisata, hutan dan laut dapat terjaga untuk tetap mendukung kesejahteraan di masa depan bagi masyaraat local. Dengan menjaga hutan dan laut tetap “sehat” tanpa disadari juga mendukung upaya pemerintah dalam pengendalian perubahan iklim dimana hutan di Tanah Papua diperkirakan 5,5 Gigaton Carbon yang masih tersimpan di hutan belantara Papua.

Laporan Tahunan Yayasan EcoNusa 2018

Yayasan EcoNusa ingin memperbanyak dan memperluas amplifkasi narasi Papua yang lebih konstruktif di luar Papua. Sementara pengembangan kapasitas dibangun di tingkat tapak melalui pengembangan strategi komunikasi serta kolaborasi semua pihak bersama mitra-mitra lokalnya. Peran ini sangat strategis bagi Yayasan EcoNusa. Harapannya komunikasi dan pelibatan para pihak yang intensif ini akan membangun kepercayaan di semua tingkat sehingga intervensi konstruktif dapat dilakukan, sekalipun ini bukan perkara mudah. Tujuannya agar narasi positif tentang Tanah Papua bisa diterima dan dimengerti oleh dunia di luar Tanah Papua. 

Laporan School of EcoDiplomacy (SED) 2019: Jayapura

Ancaman lingkungan dan potensi generasi muda melatarbelakangi Yayasan Econusa menginisiasi program School of Eco Diplomacy (SED). EcoNusa memandang penting pelibatan generasi muda yang tinggal di perkotaan di Tanah Papua untuk mendorong pelestarian lingkungan hidup dengan cara-cara yang popular di sosial media dan aksi nyata.

Laporan School of Eco Diplomacy (SED) 2019: Manokwari

Ancaman lingkungan dan potensi generasi muda melatarbelakangi Yayasan Econusa menginisiasi program School of Eco Diplomacy (SED). EcoNusa memandang penting pelibatan generasi muda yang tinggal di perkotaan di Tanah Papua untuk mendorong pelestarian lingkungan hidup dengan cara-cara yang popular di sosial media dan aksi nyata.

Koalisi NGO Untuk Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan

Melihat situasi terkini, KORAL, sebuah koalisi yang terdiri dari 9 (sembilan) Organisasi Masyarakat Sipil, pun lahir untuk mengingatkan agar para pemangku kepentingan di sektor kelautan dan perikanan mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan dan menjalankan prinsip demokrasi partisipatoris.

Studi Pangan dan Tata Guna Lahan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan pangan dan gizi sebagai basis rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk pemetaan sustainable Food and Land Use (FOLU). Pengumpulan data dilakukan antara Januari dan April 2019 melalui pengumpulan data primer (wawancara mendalam, wawancara kelompok pada workshop, diskusi kelompok terarah, survei pasar, observasi), dan data sekunder (studi pustaka, analisa data sekunder). Ringkasan dibagi menjadi 4 bagian sesuai dengan pembahasan di dalam laporan: Pemanfaatan pangan, Akses pangan, Ketersediaan pangan, dan Pemerintahan.

Deklarasi Manokwari

Deklarasi Manokwari menyantumkan visi bersama Tanah Papua yaitu "Tanah Papua Damai, Berkelanjutan, Lestari, dan Bermartabat". Terdapat empat belas poin yang menegaskan komitmen pemerintah dan mitra pembangunan guna menjaga alat dan memperkuat masyarakat Tanah Papua.

Rumah EcoNusa Jl. Maluku No.35, RT.6/RW.5, Gondangdia
Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10350
©2020. EcoNusa. All rights Reserved